Dampak Revolusi 4.0 Terhadap Pariwisata

Memasuki abad informatif dan milenial, peranan informasi dan keterampilan mengakses berbagai informasi sangat penting untuk menghadapi word competitiveness yang sangat kompleks.

Pendidikan Vokasi sebagai pendidikan yang menekankan pada keterampilan dan siap kerja memerlukan pemikiran konseptual teoritik.

Tulisan ini akan memberikan penjelasan tentang perlunya pengembangan pendidikan vokasi bidang sosiohumaniora terutama untuk Pendidikan Bahasa dan Kepariwisataan berdasarkan sebuah metode analisis kritis pendekatan cultural studies.

Kemampuan berbahasa di luar bahasa target mainstream, semakin diperlukan sebagai sebuah isu baru dan utama, mengingat negara-negara berkembang menuju industri semakin berpotensi menjadi pengguna terutama dalam Revolusi Industri Era 4.0.

Pengetahuan dan keterampilan Bahasa berikut Budaya dan Pariwisata perlu mendapatkan pemikiran pengembangannya. Berdasarkan hasil kajian diperoleh hasil bahwa dalam bidang Sosio-humaniora pengembangan pendidikan vokasi memerlukan pijakan pedagogik kritis, bahwa pendidikan bukanlah semata-mata terbatas pada proses belajar di kelas atau pun dalam model nonformal melainkan sebagai bagian dari aspek pembudayaan karakter era 4.0, budaya produktivitas yang sangat tinggi, wawasan kebangsaan dan globalisasi. Selain itu penguatan multiple intellegences yang holistik dan terpadu.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started